fbpx
Berita / Seputar Barista

10 Kesalahan Barista Yang Harus Dihindari

Dalam industri yang mengandalkan hospitality atau pelayanan, ada beberapa divisi atau departemen yang harus dipenuhi dengan keahlian dan keterampilan yang bisa dibilang expert atau ahli, baik dari segi makanan ataupun minuman – Food & Beverages.

Dalam hal ini, konsep makanan dan minuman yang sangat menunjang terbentuknya sebuah bidang usaha seperti kedai, cafe atau coffee shop (kedai kopi), yang memiliki beraneka ragam pilihan menu, lebih spesifik kita bahas tentang coffee shop (kedai kopi), harus didukung dan dilengkapi oleh beberapa tenaga ahli di bidang food – kitchen dan beverages – bar.

Kali ini kita membahas tentang keahlian di salah satu bidang yang menunjang pada kedai kopi atau coffee shop, yakni Beverage atau minuman yang berbahan dasar buah, kopi, powder minuman dan flavored syrup. Dalam hal ini Beverages sudah pasti di-handle atau dikerjakan oleh orang yang berpengalaman di bidang minuman dalam lingkup bar dan dapat disebut sebagai Barista. Pada awalnya, barista melingkupi pekerjaan dalam mempersiapkan dan menyediakan kopi serta minuman berbasis espresso. Pada perkembangannya, hingga saat ini seorang barista juga harus mampu menyiapkan berbagai varian minuman, tidak hanya kopi seperti yang sudah disebutkan di atas. Selain harus mampu mempersiapkan dan menyediakan minuman (selain kopi), barista juga harus mampu memahami berbagai aspek dalam pekerjaan dalam lingkup bar.

Beberapa aspek atau kriteria yang harus dipenuhi oleh seorang BARISTA :

  •  Mampu mengolah stok bahan dasar minuman
  •  Mampu mengolah bahan untuk menjadi minuman
  •  Memiliki kemampuan me-manage area bar
  •  Mampu me-manage waktu dan tenaga dirinya sendiri

Seorang barista juga harus bisa memperhatikan keadaan dan mampu mengendalikan hal-hal yang dapat menghambat operasional atau mobilitas kerja dalam lingkungan bar.

Berikut 10 kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang barista :

  • Minim Awareness

Seorang barista itu sendiri harus bisa menjaga atau merawat peralatan atau equipment yang ada di dalam bar dan tanggap terhadap kondisi di area bar.

  • Tidak Menjaga Team Work

Bila di bar ada yang bekerja lebih dari dua orang, maka kerja sama team di dalam lingkungan bar harus dijaga. Seorang barista tidak boleh saling menjatuhkan atau menonjolkan diri sendiri. Keberadaan setiap pekerja di area bar harus saling melengkapi satu sama lain.

  • Kurang Memperhatikan Quality Control

Seorang barista harus memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan. Selain produk, barista juga harus menjaga kualitas setiap bahan dan alat yang akan digunakan.

  • Kurang Mengawasi Masalah Hygiene & Sanitasi

Kebersihan di area bar serta alat dan bahan yang digunakan harus diperhatikan dan selalu dijaga. Ketika kebersihan kurang diawasi, maka akan mempengaruhi banyak hal seperti hasil produk yang dibuat, kualitas alat dan bahan akan menurun, serta kualitas tempat bekerja yang akan menurun. Lebih parah lagi bila mempengaruhi pandangan pelanggan terhadap kedai dan bahkan pola kerja barista itu sendiri.

  • Customer Satisfaction Tidak Dipedulikan

Biasanya barista terlalu sibuk membuat pesanan sehingga lupa bahwa pelanggan yang datang juga harus dilayani dan diperhatikan dengan baik. Barista juga harus bisa memperhatikan keanggunan pelayanan untuk mendapat kepuasan pelanggan.

  • Kurang Perhatian Tentang Grooming

Walaupun biasanya barista udah kece, tapi tetap harus bisa menjaga penampilan dirinya sendiri, bukan saja dari hal fashion tetapi juga dari kebersihan diri, pakaian, dan sikap.

  • Kurang Bisa Mengatur Time Management 

Barista harus mampu menggunakan waktu dengan baik berdasarkan rangkaian kegiatan yang ada di dalam bar yang sudah menjadi standar operasional prosedur di dalam bar tersebut. Setiap barista juga harus bisa memperkirakan waktu yang digunakan dalam setiap pekerjaan dan aktivitas selama dalam jam kerja (termasuk jam istirahat)

  • Kurang On Time

Biasanya ini terjadi pada barista yang terlalu santai sehingga kurang memperhatikan ketepatan waktu dalam kehadiran kerja dan bekerja

  • Kurang Paham Recipe Cost

Barista harus memahami tentang total pembiayaan dari setiap menu minuman yang akan diciptakan dan dijual di coffe shop tersebut

  • Bekerja Tidak Sesuai Job Desk

Barista perlu memahami hal yang harus dikerjakan dan tanggung jawab menjadi seorang barista.

Masih banyak lagi persiapan atau kesiapan yang harus dipahami oleh seorang barista dalam melakukan atau menjalankan operasional. Pada dasarnya, seorang barista yang bekerja di sebuah coffee shop atau kedai kopi harus mampu memahami standar operasional prosedur yang ada. Selain itu, barista juga diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik untuk semua pelanggan.

Semoga teman-teman Barista Indonesia mampu mengaplikasikan hal-hal yang sudah dijabarkan di atas sehingga dapat membantu teman-teman barista dalam bekerja sehari-hari. Untuk teman-teman Barista Indonesia yang mau menjadi barista, pahami dulu pekerjaan dan tanggung jawab sebagai barista, bukan hanya sekedar mampu membuat kopi atau non-kopi dengan rasa yang enak tetapi juga harus menjaga rasa nyaman pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *