fbpx
Berita

Terminologi Kopi

Hai teman-teman Barista Indonesia!

Sering kali kalau ngobrolin kopi dengan para barista atau pecinta kopi yang sudah expert di bidang kopi, muncul istilah-istilah yang baru didengar bagi orang awam. Kadang segan untuk bertanya atau malu karena takut dianggap sebagai “anak baru” di dunia kopi, walaupun sebenarnya tidak perlu segan ataupun malu untuk bertanya. Banyak istilah yang digunakan para barista dan pecinta kopi dalam mengapresiasi kopi.

Berbagai terminologi/ istilah yang digunakan dalam mengapresiasi rasa dan aroma kopi.

Berikut penjabarannya :

  1. Acidic : kualitas kopi yang sangat diinginkan, ketajamannya terasa di mulut bagian depan, cita rasanya seperti rasa buah-buahan (jeruk, lemon, dan berry)
  2. Aftertaste : ada aroma atau cita rasa yang tertinggal setelah selesai minum kopi, dan kadang ada rasa berbeda dari rasa kopi sebenarnya
  3. Aromatic : kopi dengan keharuman yang keras dan enak
  4. Ashy : kopi dengan rasa dan aroma seperti abu perapian yang dingin. Umumnya diakibatkan oleh pengolahan yang salah
  5. Astringent : cita rasa kopi yang tertinggal di mulut dan menyisakan sedikit rasa asin pada sisi lidah.
  6. Bitter : rasa pahit dari kopi yang ditimbulkan karena lamanya proses pemanggangan, sehingga kopi menjadi gosong
  7. Blackcurrant : aroma yang menyerupai buah kismis atau buah berry, rasa nya agak asam tetapi cukup berpengaruh pada rasa kopi
  8. Body : tekstur atau berat larutan kopi dalam mulut. Rasa yang kuat di lidah saat mencicipi kopi. Rasa ini terdiri mulai dari yang lemah / light, sampai yang kuat / full. Biasanya digunakan untuk menentukan kualitas kopi.
  9. Broth-like : rasa seperti kaldu
  10. Burnt : kopi dengan rasa dan aroma seperti roti panggang hangus
  11. Caramel : rasa manis seperti permen kapas, gula karamel atau sejenisnya
  12. Cerealy : seperti rasa tepung gandum yang tidak dimaniskan, biasanya ditemukan pada kopi robusta yang kurang masak (hambar)
  13. Cheesy : aroma agak tajam dengan sedikit rasa asam seperti keju atau susu yang dibekukan
  14. Chemical (medicinal) : kopi dengan rasa yang tidak alami, seperti sudah terkontaminasi akibat penyimpanan dan pengolahan yang salah
  15. Chocolaty : rasa yang menyerupai coklat
  16. Citrus : mengingatkan rasa jeruk dengan asam yang tinggi
  17. Clean : rasa kopi murni dan umumnya tidak ada perubahan di mulut, baik ketika diminum maupun setelah diminum
  18. Dirty : rasa kopi yang menggambarkan biji kopi yang digiling di dalam kotoran atau tanah
  19. Dry : kebalikan dari rasa manis, ringan dan enak
  20. Dusty : rasa seperti tanah yang kering, atau seperti tanah yang baru diguyur hujan
  21. Earthy : seperti tanah yang hitam lembab, organik, dan berjamur
  22. Floral : kopi dengan aroma segar dan beraroma bunga
  23. Fruity : cita rasa kopi seperti buah-buahan (jeruk, berry, dan anggur)
  24. Gamey : meingatkan pada rasa keju dalam arti yang positif
  25. Grassy : memiliki kesan seperti aroma hijau segar disertai rasa seperti rerumputan
  26. Green : seperti tangkai daun yang masih hijau atau patah, bisa terjadi jika penyangraian terlalu cepat
  27. Hard : flavour kopi terlalu keras, dan dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa manis dan lembut
  28. Hidey : seperti kulit hewan atau kulit yang tidak diawetkan, atau seperti aroma dari kulit sepatu baru
  29. Lemony : sangat mirip dengan lemon dan berasa asam
  30. Light (mild) : kopi ringan yang enak dengan kadar keasaman rendah hingga sedang
  31. Malty : sangat mirip dengan gandum yang bertunas
  32. Mellow : rasa kopi yang lembut dengan tingkat keasaman yang rendah
  33. Metalic : rasa kopi yang tajam dengan keasaman yang aneh, seperti rasa logam (berbau besi)
  34. Musty : kopi yang mempunyai rasa tidak menentu, seperti rasa berjamur
  35. Neutral : kopi tawar yang memiliki tingkat keasaman yang rendah (tidak berasa)
  36. Nutty : menyerupai rasa kacang tanah
  37. Papery : menyerupai rasa kertas kering seperti debu
  38. Phenolic : flavour kopi seperti obat-obatan
  39. Rancid (rotten) : cita rasa kopi yang mendekati seperti cita rasa minyak yang rusak, seperti kacang atau minyak zaitun yang berbau tengik
  40. Rlo-y : seperti kopi yang mengandung yodium akibat biji yang sudah terkontaminasi
  41. Rounded : kopi yang memiliki rasa bulat atau seimbang, tidak ada karakter yang menonjol
  42. Rubber : seperti aroma bau karet ban
  43. Sacky : rasa dan aroma seperti ganja akibat dari tempat penyimpanan yang tidak layak dan akibat dari kelembaban
  44. Salty : menyerupai chicory atau tanaman yang akarnya digunakan sebagai campuran rasa kopi
  45. Smoky : seperti rasa asap kayu bakar yang harum atau positif
  46. Smooth : seperti kombinasi rasa anggur
  47. Soft atau Strickly Soft : seperti rasa anggur merah lambrusco, dengan keasaman yang rendah dan manis
  48. Sour : seperti kaus kaki yang kotor akibat fermentasi yang berlebihan
  49. Spicy : sensasi kopi agak pedas seperti merica
  50. Stalky : seperti sayuran kering atau tangkai tanaman
  51. Stinky : rasa yang menunjukan kemungkinan kontaminasi dengan biji kopi yang busuk
  52. Sweet : sensasi kopi nikmat, lembut dan enak di lidah
  53. Thin : rasa kopi yang tipis atau encer atau watery
  54. Tobbaco-y : seperti tembakau yang tidak terbakar atau tembakau yang dikunyah
  55. Well Rounded, Well Balanced : campuran rasa dan aroma yang baik dan seimbang serta mewakili rasa asam
  56. Turpentine-y : bau atau rasa yang meningatkan kita pada bahan kimia, seperti alkohol
  57. Wild : cita rasa kopi yang menggambarkan sensasi luar biasa, berubah ubah, menarik dan beragam atau aneka rasa
  58. Winey : menggambarkan rasa keasaman yang baik, ringan dan tipis dan meninggalkan karakter rasa anggur
  59. Woody : seperti kayu yang sudah mati atau serbuk gergaji yang masih baru akibat dari penyimpanan yang terlalu lama
  60. Yeasty : sensasi rasa seperti ragi roti, atau roti yang dipanggang Cuma sebentar

sumber :

Buku Pintar Kopi, oleh Ir. Edy Panggabean

1 thought on “Terminologi Kopi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *